• Sukseskan Pemilihan Serentak 2020 di 9 Provinsi 224 Kabupaten 37 Kota

Mengupas Kota Salatiga, Partisipasi Pemilu Tertinggi di Jawa Tengah

Tanggal : 16 Oct 2019 15:00:00 • Penulis : admin • Dibaca : 2078 x

oleh: Abdul Rohim

(Anggota KPU Kota Salatiga Divisi Sosialisasi, Partisipasi masyarakat, Pendidikan Pemilih dan SDM)

Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemilu. Sangat beralasan karena tanpa partisipasi atau keterlibatan pemilih, maka pemilu sejatinya tidak memiliki makna. Lalu apa sesungguhnya ukuran partisipasi itu, tentu bukan sekadar kehadiran pemilih ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) lebih dari itu partisipasi juga sesungguhnya memiliki arti keterlibatan pemilih pada keseluruhan tahapan pemilu.

PKPU Nomor 10 Tahun 2018 menyatakan ada 11 basis pemilih sebagai sasaran sosialisasi pemilu. Pembagian ke-11 basis sebetulnya juga untuk memetakan jenis pemilih sekaligus cara mengatasi kecenderungan tingkat partisipasi yang menurun. Beralasan karena di empat pemilu nasional terakhir dan pelaksanaan pemilihan kepala daerah di sejumlah daerah angka penurunan sudah menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan. Pada pemilu misalnya angka partisipasi Pemilu 1999 (92 persen), justru selalu mengalami penurunan di dua pemilu berikutnya 2004 (84 persen) dan Pemilu 2009 (71 persen). Angka partisipasi kemudian kembali naik sedikit pada Pemilu 2014 (73 persen) namun tetap menjadi tantangan bagi penyelenggara pemilu untuk mewujudkan kesuksesan di Pemilu 2019.

Namun tantangan tersebut berhasil terbayar setelah Pemilu 2019 usai dengan hasil yang memuaskan. Partisipasi mencapai 82 persen disusul kesuksesan lain yakni pemilu berjalan dengan aman dan kondusif serta jumlah sengketa hukum yang menurun.

Di Kota Salatiga sendiri kesuksesan Pemilu 2019 begitu terasa dengan angka partisipasi pemilih yang melampaui target partisipasi nasional dengan tingkat partisipasi untuk Presiden 87.91%, DPR RI 87.85%, DPD 87.81%, DPRD Propinsi 87.51% dan DPRD Kota Salatiga 87.40%. Capaian ini mengantarkan Kota Salatiga sebagai daerah dengan partisipasi tertinggi di Jawa Tengah.

Prestasi ini bukanlah datang dengan tiba-tiba tapi berkat kerja keras seluruh komponen di Kota Salatiga baik penyelenggara (KPU Kota Salatiga bersama segenap jajaran) serta stakeholder.

Jika kita kupas bersama, sesungguhnya Kota Salatiga hanyalah kota kecil dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) 135.149 pemilih. Namun kota ini kerap disebut sebagai “miniaturnya Indonesia” karena semua suku, agama, ras, etnis dan penduduk seluruh provinsi ada disana. Beraneka ragamnya pemilih di Kota Salatiga juga berdampak pada model sosialisasi yang diberikan, terutama agar mampu menyentuh seluruh elemen yang ada.

Program yang dilaksanakan KPU Kota Salatiga diawali dengan membuat perencanaan sosialisasi yang menyeluruh atau integral. Program ini menyatukan unsur elemen masyarakat dan mengarah kesemua lini sampai tingkatan paling bawah. Namun semua termuara ke satu program besar sosialiasasi yang dilaksanakan oleh KPU Kota Salatiga. Adapun sasaran sosialisasi sudah dipandu oleh KPU RI kedalam basis-basis pemilih.

Pertama Basis Agama, pada basis ini KPU Kota Salatiga mengawali dengan menyasar para tokoh agama yang ada di Kota Salatiga, guna menyamakan persepsi pentingnya menyukseskan pemilu serentak 2019.

Kedua Basis Keluarga, kegiatan pertemuan rutin sekala kecil seperti pertemuan RT, RW dan PKK dalam masyarakat masih menjadi tonggak dan pondasi kegiatan masyarakat Indonesia. Pertemuan-pertemuan ini menjadi asset keutuhan berbangsa dan bernegara yang masih sangat kental di masyarakat.

Ketiga Basis Pemula, di Salatiga ada sekitar 2.259 pemilih pemula yang mayoritas terwadahi dalam lembaga mahasiswa dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Salatiga yang berumur 17 – 21 tahun. Lembaga Kampus dan Sekolah Menengah Atas di Kota Salatiga secara utuh terkoordinasikan dengan kegiatan sosialisasi oleh KPU Kota Salatiga. Kerjasama dan koordinasi dengan Jajaran Rektorat, Lembaga Mahasiswa dan Kepala-kepala sekolah SMA dengan KPU Kota Salatiga telah terjalin dengan baik.

Keempat Pemilih muda. KPU Kota Salatiga bekerjsama dengan organisasi kemahasiswaan baik intra maupun ektra kampus seperti IMM, HMI, GMNI, PII dan lainnya. Selain itu juga berkoordinasi dengan organisasi kepemudaan seperti karang taruna maupun kepemudaan ormas seperti Nasiatul Aisyiyah, Patayat, Angkatan Muda Muhammadiyah, Pemuda Ansor, Pemuda Gereja, Orang muda Katholik, dan lainnya.

Kelima Perempuan, kelompok kelompok perempuan yang sangat banyak dan besar tentu menjadi wadah yang sangat efektif dalam menyampaikan sosialisasi. Mulai dari kelompok perempuan secara kelambagaan seperti KPI, Aisyiyah, Muslimat, Dharma Wanita, Pensiunan, PWRI sampai dengan kelompok ibu ibu PKK.

Keenam Basis Disabilitas, KPU Kota Salatiga memastikan itu dengn menyosialisasikan pemilu kepada mereka.

Ketujuh Pemilih Kondisi Khusus, mendantangi penghuni lapas, karyawan lepas pantai, rumah sakit dan lainnya. Pada Basis ini KPU Kota Salatiga berkerjasama dengan Kepala Lapas, Rumah Sakit, Puskesmas, pabrik, kantor dll.

Kedelapan Kelompok Marginal, KPU Kota Salatiga bersosialisasi memberikan pendidikan pemilih di kawasan Pemulung, komunitas waria, pedagang pasar dll.

Kesembilan Basis Komunitas, KPU Kota Salatiga melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih pada komunitas-komunitas, seperati komunitas mobil, motor, komunitas orang padang, komunitas orang manado, komunitas pedagang kecil dll kegiatan ini secara massif dilakukan menyisir komunitas-kominitas yang ada.

Kesepuluh Pemilih Warga Internet (Netizen), KPU Salatiga membentuk dan menghidupkan media komunikasi berbasis internet seperti website, twitter, facebook, Instagram dan media social lainnya. KPU Kota Salatiga secara aktif mengisi web dan di media sosial dengan meme-meme berkonten kepemiluan.

Selain melaksanakan sosialisasi berdasarkan segmen diatas, sosialisasi secara menyeluruh atau integral dengan mengangkat kearifan lokal. Beberapa kegiatan tersebut seperti senam massal, pentas seni DrumBlak, pertunjukan Barongsai, tari, karnaval dan stand Inagara bersama pemerintah Kota Salatiga. Kegiatan- kegiatan tersebut sangat melekat dengan kearifan masyarakat kota Salatiga, sehingga sosialisasi tahapan pemilu 2019 efektif disampaikan.

Menjelang akhir hari pemungutan, tepatnya 3 hari masa tenang, KPU Kota Salatiga juga bekerjasama dengan Humas Pemerintah Kota melaksanakan “woro-woro Keliling Kampung”. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan mobil Humas Kota Salatiga berkeliling kampung, menyampaikan berbagai macam informasi terkait kepemiluan dan hari pemungutan suara tanggal 17 April 2019. Keliling ke penjuru kota Salatiga yang disertai juga menyebarkan selebaran atau leaflet tentang pemilu dan mengajak untuk datang ke TPS serta tidak golput.

Disamping itu KPU Salatiga juga aktif dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak luar, seperti hadir sebagai narasumber atau juga bekerjasama dengan media massa elektroik radio mengisi Talk Show.

Alhamdulillah seluruh upaya diatas mengantarkan KPU Kota Salatiga melampaui target partisipasi nasional dan menempatkan sebagai daerah dengan partisipasi tertinggi di Jawa Tengah. (*)


Post Terkait

Statistik Pengunjung
Link KPU Daerah
KIP Aceh
http://kip.acehprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Utara
http://kpud-sumutprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatra Barat
http://sumbar.kpu.go.id
KPU Provinsi Riau
http://riau.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Selatan
http://sumsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Lampung
http://lampung.kpu.go.id
KPU Provinsi Kep. Babel
http://kpu-babelprov.go.id/
KPU Provinsi Kepri
http://kepri.kpu.go.id/
KPU DKI Jakarta
http://kpujakarta.go.id
KPU Provinsi Jawa Barat
http://jabar.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Tengah
http://jateng.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Timur
http://kpujatim.go.id/
KPU Provinsi Banten
http://kpu-bantenprov.go.id/
KPU Provinsi Bali
http://bali.kpu.go.id/
KPU Provinsi NTB
http://kpud-ntbprov.go.id/
KPU Provinsi NTT
http://ntt.kpu.go.id/
KPU Provinsi Kalbar
http://kalbar.kpu.go.id
KPU Provinsi Kalteng
http://kpu-kaltengprov.go.id/
KPU Provinsi Kalsel
http://kalsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Kaltim
http://kaltim.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tenggara
http://sultra.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tengah
http://sulteng.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Selatan
http://sulsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Utara
http://www.kpu-sulutprov.go.id/
KPU Provinsi Gorontalo
http://gorontalo.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Barat
http://kpu-sulbarprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku
http://kpu-malukuprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku Utara
http://malut.kpu.go.id/
KPU DIY
http://diy.kpu.go.id/
KPU Provinsi Bengkulu
http://bengkulu.kpu.go.id
KPU Provinsi Jambi
http://kpud-jambiprov.go.id/
KPU Provinsi Papua Barat
http://kpu-papuabaratprov.go.id/
KPU Provinsi Papua
http://kpu-papuaprov.go.id/
KPU Provinsi Kalimantan Utara
http://kaltara.kpu.go.id/

Selengkapnya...