• Sukseskan Pemilihan Serentak 2020 di 9 Provinsi 224 Kabupaten 37 Kota

Pengembangan E-Rekap Berkelanjutan

Tanggal : 11 Oct 2019 15:09:01 • Penulis : admin • Dibaca : 969 x

Bandung, kpu.go.id - Rencana jangka panjang telah dibuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pemanfaatan rekapitulasi berbasis elektronik (e-rekap). Meski tahap awal sistem ini akan digunakan pada Pemilihan Kepala Daerah 2020 bukan tidak mungkin teknologi yang diproyeksikan mampu memudahkan kerja penyelenggara, mempercepat proses rekapitulasi dan menghemat anggaran ini juga akan berlanjut untuk Pemilu 2024.

"Ini sort term kerja sama, Pemilihan 2020, tapi target kami merancang supaya Pemilu 2024 itu bisa berlangsung libur, jurdil akuntabel sehingga kepercayaan publik terhadap proses pemilu dan penyelenggara pemilu tetap tinggi," ungkap Ketua KPU RI Arief Budiman saat menggelar pertemuan dengan Rektor dan Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Jumat (11/10/2019).

Meski demikian untuk tahap awal KPU terlebih dahulu akan menyiapkan regulasi penggunaan e-rekap ini melalui Peraturan KPU (PKPU). Disatu sisi Undang-undang (UU) 10 Tahun 2016 pun membolehkan penyelenggaraan pemilihan dilakukan dengan sistem informasi.

Hal lain yang juga disiapkan oleh KPU RI terkait rancang bangun sistem e-rekap ini. Arief mengatakan bahwa nantinya regulasi yang disusun lembaganya juga memuat usulan kepada pemerintah dan DPR agar hasil e-rekap tidak hanya menjadi bahan informasi bagi masyarakat yang cepat dan akurat tapi juga bisa menjadi hasil resmi dari Pemilihan. "Jadi kalau sejak 2004-2019 data elektronik itu disajikan hanya sebagai bahan informasi sementara penetapan hasil pemilu secara resmi itu dilakukan berjenjang manual kami ingin kedepan hasil rekap secara elektronik bisa menjadi dasar penetapan resmi," tambah Arief.

Menurut dia dengan hasil e-rekap yang dianggap resmi maka proses rekapitulasi yang selama ini berlangsung panjang (35 hari untuk pileg, 14 hari untuk pilgub dan 7-10 hari untuk pilbup/pilwakot) tidak lagi terjadi. "Mungkin dengan penggunaan e-rekap hanya perlu 5 hari," ucap Arief. (hupmas kpu ri dianR-james/foto: dosen/ed diR


Post Terkait

Statistik Pengunjung
Link KPU Daerah
KIP Aceh
http://kip.acehprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Utara
http://kpud-sumutprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatra Barat
http://sumbar.kpu.go.id
KPU Provinsi Riau
http://riau.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Selatan
http://sumsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Lampung
http://lampung.kpu.go.id
KPU Provinsi Kep. Babel
http://kpu-babelprov.go.id/
KPU Provinsi Kepri
http://kepri.kpu.go.id/
KPU DKI Jakarta
http://kpujakarta.go.id
KPU Provinsi Jawa Barat
http://jabar.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Tengah
http://jateng.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Timur
http://kpujatim.go.id/
KPU Provinsi Banten
http://kpu-bantenprov.go.id/
KPU Provinsi Bali
http://bali.kpu.go.id/
KPU Provinsi NTB
http://kpud-ntbprov.go.id/
KPU Provinsi NTT
http://ntt.kpu.go.id/
KPU Provinsi Kalbar
http://kalbar.kpu.go.id
KPU Provinsi Kalteng
http://kpu-kaltengprov.go.id/
KPU Provinsi Kalsel
http://kalsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Kaltim
http://kaltim.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tenggara
http://sultra.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tengah
http://sulteng.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Selatan
http://sulsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Utara
http://www.kpu-sulutprov.go.id/
KPU Provinsi Gorontalo
http://gorontalo.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Barat
http://kpu-sulbarprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku
http://kpu-malukuprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku Utara
http://malut.kpu.go.id/
KPU DIY
http://diy.kpu.go.id/
KPU Provinsi Bengkulu
http://bengkulu.kpu.go.id
KPU Provinsi Jambi
http://kpud-jambiprov.go.id/
KPU Provinsi Papua Barat
http://kpu-papuabaratprov.go.id/
KPU Provinsi Papua
http://kpu-papuaprov.go.id/
KPU Provinsi Kalimantan Utara
http://kaltara.kpu.go.id/

Selengkapnya...