• Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas partisipasinya dalam Pemilihan Serentak 2020

Kepala Daerah Terpilih

Tanggal : 01 Mar 2021 21:00:00 • Penulis : admin • Dibaca : 4864 x

 Oleh: Lita Rosita (Anggota KPU Kabupaten Lebak, Divisi Teknis Penyelenggaraan)

Kemenangan dalam suatu pemilihan diatur berdasarkan UU Republik Indonesia No 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi Undang-undang.

Pasal 107 menyatakan bahwa: Ayat (1). Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati serta pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota yang memperoleh suara terbanyak ditetapkan sebagai pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati terpilih serta pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota terpilih.

Ayat (2). Dalam hal terdapat jumlah perolehan suara yang sama untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, pasangan calon yang memperoleh dukungan pemilih yang lebih merata penyebarannya di seluruh kecamatan di kabupaten/kota tersebut ditetapkan sebagai pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati serta pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota terpilih.

Ayat (3), Dalam hal hanya terdapat 1 (satu) pasangan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati serta pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota peserta pemilihan memperoleh suara lebih dari 50 persen dari suara sah, ditetapkan sebagai pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati terpilih serta pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih.

Demikian juga dengan Pasal 109 menyatakan bahwa: Ayat (1), pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur yang memperoleh suara terbanyak ditetapkan sebagai pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur terpilih. Ayat (2), dalam hal terdapat jumlah perolehan suara yang sama untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, pasangan calon yang memperoleh dukungan pemilih yang lebih merata penyebarannya di seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut ditetapkan sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. Ayat (3, dalam hal hanya terdapat 1 (satu) pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur peserta Pemilihan memperoleh suara lebih dari 50 persen dari suara sah, ditetapkan sebagai pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur terpilih. 

Beberapa bulan lalu tepatnya pada 9 Desember 2020, bangsa ini telah melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak dalam rangka memilih gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota untuk 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Di Provinsi Banten, terdapat 4 kabupaten/kota yang melaksanakan pemilihan, yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Cilegon.
Hiruk pikuk, perseteruan ajang adu kekuatan dukungan di antara kubu pasangan calon dari titik terendah hingga terpanas telah terlewatkan dengan segala dinamika yang berkembang saat itu. Tak pelak lagi keinginan menang ada pada setiap pasangan calon, partai pengusung, para pendukung, termasuk pemilih dengan pilihan yang dijagokannya.

Dan, pleno penetapan pasangan calon terpilih sudah dilakukan dari ke 4 daerah tersebut oleh KPU kabupaten/kota selaku penyelenggara, meski sebelumnya ada gugatan kepada KPU Kabupaten Pandeglang dan KPU Kota Tangerang Selatan. Namun, semua permasalahan yang diajukan Pemohon terhadap penyelenggara selaku Termohon, sudah diputuskan ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Seluruh rangkaian tahapan, jadwal dan program pun sudah rampung diselesaikan oleh penyelenggara. Keberhasilan, kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan pada Pemilihan 2020 bukan saja milik penyelenggara, namun tentu saja semua pihak yang terlibat juga punya peran penting.

Tantangan Kepala Daerah
Ada yang melantik dan dilantik, pelantikan merupakan puncak dari proses peralihan dalam suatu kegiatan oleh para pelaku dengan berbagai peran. Bagi pasangan calon kepala daerah yang sudah ditetapkan menjadi pemenang, tentu saja pelantikan merupakan kabar gembira yang perlu disyukuri. Kata-kata pelantikan yang harus diikuti sejatinya keluar dari lubuk hati terdalam bukan sekedar seremonial belaka, mengingat tugas dan tanggung jawab yang akan dijalani adalah amanah. Tidak harus pula mengedepankan euforia kemenangan, semua sudah menyatu antara pendukung yang kalah dan menang.

Menduduki jabatan kepala daerah gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota, bukan semata-mata garis tangan yang menguatkan. Proses demi proses yang dilalui pun menjadi catatan bukan hanya disimpan, tapi disikapi dan ditindaklanjuti untuk dijadikan pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan. Hal itu hadir pada saat niat awal untuk mencalonkan diri bahkan saat janji kampanye untuk membangun daerah, meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan lainnya.

Menjabat kepala daerah pada kesempatan sekarang dihadapkan pada tantangan yang cukup berat karena saat ini terjadi pandemi Covid-19 dan belum dinyatakan berakhir yang berimbas pada berbagai sektor kehidupan masyarakat. Banyak program yang harus dijalankan untuk kemajuan daerah di saat pandemi, termasuk penanganan penyebaran Covid-19.

Menjadi kepala daerah adalah impian semua orang, terlebih mereka yang turut serta pada kontestasi. Bagi pasangan calon yang belum berkesempatan untuk tampil saat ini, masih berpeluang di masa datang, dan harapan masih terbuka lebar. Mari bersatu bergandengan tangan untuk membangun daerah tercinta.

Ucapan Selamat
Tentunya banyak ucapan selamat atas kemenangan sekaligus pelantikan, berdatangan dari saudara, teman, sahabat, serta kolega, baik secara langsung atau melalui media. Bagi petahana, bukan hal asing terkait prosesi detik-detik menuju singgasana, namun bagi mereka yang baru tentunya ada kesan yang membekas. Sebagai kepala daerah pilihan masyarakat, kemajuan daerah adalah harapan dan keinginan semua. Jangan cederai masyarakat dengan kolusi, korupsi, dan nepotisme selama memimpin.

Selamat menjalankan roda pembangunan di segala bidang sesuai visi dan misi yang hendak dicapai. Selamat Bekerja!!. (*)


Post Terkait

Statistik Pengunjung
Link KPU Daerah
KIP Aceh
http://kip.acehprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Utara
http://kpud-sumutprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatra Barat
http://sumbar.kpu.go.id
KPU Provinsi Riau
http://riau.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Selatan
http://sumsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Lampung
http://lampung.kpu.go.id
KPU Provinsi Kep. Babel
http://kpu-babelprov.go.id/
KPU Provinsi Kepri
http://kepri.kpu.go.id/
KPU DKI Jakarta
http://kpujakarta.go.id
KPU Provinsi Jawa Barat
http://jabar.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Tengah
http://jateng.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Timur
http://kpujatim.go.id/
KPU Provinsi Banten
http://kpu-bantenprov.go.id/
KPU Provinsi Bali
http://bali.kpu.go.id/
KPU Provinsi NTB
http://kpud-ntbprov.go.id/
KPU Provinsi NTT
http://ntt.kpu.go.id/
KPU Provinsi Kalbar
http://kalbar.kpu.go.id
KPU Provinsi Kalteng
http://kpu-kaltengprov.go.id/
KPU Provinsi Kalsel
http://kalsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Kaltim
http://kaltim.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tenggara
http://sultra.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tengah
http://sulteng.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Selatan
http://sulsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Utara
http://www.kpu-sulutprov.go.id/
KPU Provinsi Gorontalo
http://gorontalo.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Barat
http://kpu-sulbarprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku
http://kpu-malukuprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku Utara
http://malut.kpu.go.id/
KPU DIY
http://diy.kpu.go.id/
KPU Provinsi Bengkulu
http://bengkulu.kpu.go.id
KPU Provinsi Jambi
http://jambi.kpu.go.id/
KPU Provinsi Papua Barat
http://kpu-papuabaratprov.go.id/
KPU Provinsi Papua
http://kpu-papuaprov.go.id/
KPU Provinsi Kalimantan Utara
http://kaltara.kpu.go.id/

Selengkapnya...