• Sukseskan Pemilihan Serentak 2020 di 9 Provinsi 224 Kabupaten 37 Kota

Sisi Lain di Balik Semangat Relasi Kabupaten Bantul

Tanggal : 25 Mar 2014 22:45:46 • Penulis : admin • Dibaca : 9010 x

Siang itu, Senin (24/3), Anggota KPU Divisi Sosialisasi, Titik Istiwayatun Khasanah dan Divisi Teknis Pemilu, Arif Widayanto memimpin pertemuan Relasi, yang digelar di Aula Lantai 1, Gedung KPU Kabupaten Bantul. Hadir pula pada acara tersebut, Wakil Kepala Biro Teknis dan Hupmas, Supriatna didampingi Kasubbag Pemberitaan dan Penerbitan Informasi Pemilu, Sekretariat Jenderal KPU.

Dalam pertemuan itu, beberapa Relasi menyampaikan hal-hal yang telah dilakukan sejak ditetapkan menjadi Relasi. Ada pengalaman suka dan duka mengahadapi tantangan, hambatan, dan persoalan teknis lain di lapangan. Tetapi mereka tetap gigih memberikan pencerahan kepada segmen-segmen yang telah mereka emban. Ada segmen agama, disabilitas, pemilih pemula, perempuan, dan segmen pinggiran. Mereka harus mengampu pemilih di 17 kecamatan, 75 desa dan 933 pedukuhan.
 
Aat, panggilan akrab dari M. Rifaat Adikarti Farid mengatakan,  tugas kami lilahi taala. “Kami dianggap tim sukses caleg atau simpatisan partai tertentu, walaupun sudah ngaku tetep dianggap dari partai politik,” cerita Aat.
 
Pemilih pun menganggap mereka memilih untuk apa, tidak ada gunanya bukan? Saat Aat ditanyakan langkah-langkah apa untuk meyakinkan mereka yang apatis, terhadap pemilu? Aat menjawab bahwa ia dan rekan-rekannya memberikan dorongan, stimulan, serta pengertian.
 
“Perubahan itu penting, dan salah satunya melalui pemilu. Maka bapak/ibu sangat perlu ikut berpartisipasi untuk merubah ke yang lebih baik,” tandas Aat.
 
Relasi Segmen Perempuan dan Agama, Lilik Zulkhaida memiliki jadwal tiga hingga empat kali dalam sehari. Jika jangkauannya masih bisa diatur, Lilik pun mengungkapkan masih bisa malakukannya.
 
“Tetapi saya sangat merasa kecewa jika ada undangan untuk sosialisasi dalam kegiatan kemasyarakatan, tidak bisa memenuhi undangan itu karena waktu dan jangkauan yang terbatas,” ujar Lilik dengan gambaran penuh kebanggaan menjadi seorang Relasi.  
 
Ia pun mengungkapkan adanya bias antara caleg dengan Relasi, malah dari caleg memiliki tim khusus untuk sosialisasi dengan pembelakan yang benar-benar sudah siap dan solid di lapangan. Sementara Relasi masih banyak kendala amunisinya, yaitu bahan dan materi sosialisasi yang kalah dengan mereka.
 
Hal senada juga diungkapkan oleh Relasi lain seperti Sugiyo Relasi Segmen Agama, Kunthi Hestiwiningsih, Relasi Segmen Pemilih Pemula, Dian Kus Pratiwi, Nina Rismawati, Restu Restawang, Relasi Segmen Pemempuan, rata-rata mengungkapkan bagaimana menghadapi beratnya tantangan meningkatkan partisipasi masyarakat, tetapi mereka dengan sangat gigih memberikan pemahaman tentang pentingnya keikutsertaan pemilih dalam pemilu.
 
Tantangan lain yang dirasa terberat saat berhadapan dengan masyarakat adalah bagaimana memperkenalkan calon-calon legislatif baik DPR, DPRD maupun DPD dengan jumlah yang sangat banyak. Ini merupakan tugas terberat karena banyaknya calon yang harus dikenal oleh masyarakat pemilih dengan berbagai keterbatasan masyarakat yang sangat heterogen. Kalau wilayahnya hanya kelurahan saja masih mudah untuk dikenalkan. Tetapi ini sekup kabupaten yang wilayahnya sangat luas dengan calon yang banyak sekali. Harus memperkenalkan Calon Anggota DPR RI, DPD yang mewakili Provinsi dan Calon Anggota DPRD Provinsi dan Calon DPRD Kabupaten.
 
“Di Bantul ada 96 caleg DPRRI, 13 DPD, 466 Caleg DPRD Kabupaten, per dapil 80-an ini bagi masyarakat sini sangat sulit mengenalinya,” tutur Dian.  
Maka kami hanya mampu memberikan penjelasan kepada masyarakat ya pelajari saja calon-calon yang “njenengan” (pemilih, red) ketahui saja untuk lebih didalami bagaimana track record calon tersebut dan itu yang menjadi rujukan untuk dipilih.
 
Keterbatasan lain yang mereka hadapi adalah banyaknya manula, ditambah dengan ketidakmampuan masyarakat dalam baca tulis. Para Relasi pun menjelaskan agar menggunakan pendamping saat pemungutan suara. Tetapi ada kekhawatiran para Relasi nanti di lapangan dimanfaatkan oleh caleg untuk mobilisasi pemilih.
 
Sisi lain di balik semangat yang menggelora dan cerita suka cita dari para Relasi Kabupaten Bantul, karena dapat berperan aktif dalam menyukseskan pengejawantahan demokrasi melalui pemilu, terdapat cerita tragis. Yohardi Arizal Segmen Disabilitas salah satunya, yang awalnya ia bukanlan seorang disabilitas, tetapi masuk menjadi Relasi Segmen Disabilitas.
 
“Awalnya saya normal, tetapi di minggu-minggu akhir  masa tugas saya sebagai Relasi malah menjadi disabilitas, akibat kecelakaan saat bertugas menyosialisasikan Pemilu. Tetapi saya tidak mempersoalkan kejadian ini karena ini sudah diatur Tuhan,” ungkap Yohardi yang disambut tepuk tangan sebagai tanda bersimpatinya para Relasi lain melihat kegigihan, ketulusan dan keikhlasannya dalam mengemban tugas Relasi.
 
Pengangkatan para Relasi didasarkan pada Keputusan KPU Bantul Nomor: 01/Kpts/KPU/Btl-013.329600/TAHUN 2014 tanggal 2 Januari 2014 tentang Penetapan Relawan Demokrasi Pemilu 2014 pada KPU Kabupaten Bantul. Titik, Anggota KPU Bantul Divisi Sosialisasi menjelaskan bahwa para Relasi ini sudah menjalankan tugasnya dengan cara masuk ke dalam kegiatan-kegiatan di masyarakat di wilayah Bantul. Berbagai media pun juga ditempuh, ada kegiatan keagamaan, sosial, budaya, kesenian-kesenian, juga melalui media radio yang ada di Bantul.
 
Usulan dari Arif, Anggota KPU Kabupaten Bantul agar Relasi ini di tahun-tahun mendatang perlu penambahan personil agar dapat memberikan pemahaman tentang besarnya makna memilih dalam pemilu sebagai salah satu instrumen perubahan ke arah yang lebih baik, mengingat cakupan wilayah kerjanya yang sangat luas. (wwn/red. FOTO KPU/Hupmas)

Post Terkait

Statistik Pengunjung
Link KPU Daerah
KIP Aceh
http://kip.acehprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Utara
http://kpud-sumutprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatra Barat
http://sumbar.kpu.go.id
KPU Provinsi Riau
http://riau.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Selatan
http://sumsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Lampung
http://lampung.kpu.go.id
KPU Provinsi Kep. Babel
http://kpu-babelprov.go.id/
KPU Provinsi Kepri
http://kepri.kpu.go.id/
KPU DKI Jakarta
http://kpujakarta.go.id
KPU Provinsi Jawa Barat
http://jabar.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Tengah
http://jateng.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Timur
http://kpujatim.go.id/
KPU Provinsi Banten
http://kpu-bantenprov.go.id/
KPU Provinsi Bali
http://bali.kpu.go.id/
KPU Provinsi NTB
http://kpud-ntbprov.go.id/
KPU Provinsi NTT
http://ntt.kpu.go.id/
KPU Provinsi Kalbar
http://kalbar.kpu.go.id
KPU Provinsi Kalteng
http://kpu-kaltengprov.go.id/
KPU Provinsi Kalsel
http://kalsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Kaltim
http://kaltim.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tenggara
http://sultra.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tengah
http://sulteng.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Selatan
http://sulsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Utara
http://www.kpu-sulutprov.go.id/
KPU Provinsi Gorontalo
http://gorontalo.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Barat
http://kpu-sulbarprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku
http://kpu-malukuprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku Utara
http://malut.kpu.go.id/
KPU DIY
http://diy.kpu.go.id/
KPU Provinsi Bengkulu
http://bengkulu.kpu.go.id
KPU Provinsi Jambi
http://kpud-jambiprov.go.id/
KPU Provinsi Papua Barat
http://kpu-papuabaratprov.go.id/
KPU Provinsi Papua
http://kpu-papuaprov.go.id/
KPU Provinsi Kalimantan Utara
http://kaltara.kpu.go.id/

Selengkapnya...