| KPU Benteng Gunakan e-Counting dalam Pemilukada Putaran II |
|
|
|
| Minggu, 12 Februari 2012 | |
Jakarta, kpu.go.id – Demi kecepatan dan keakuratan data perolehan suara Pemilukada Putaran II, KPU Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) menggunakan teknologi e-counting dalam penyelenggaraan Pemilukada Putaran II Sabtu, 11 Februari 2012. Teknologi e-counting ini merupakan cara cepat untuk menghitung secara otomatis perolehan suara, dengan mentransfer perolehan suara dengan cepat pada setiap TPS, dengan menggunakan teknologi komputer. Berdasarkan teknologi e-counting tersebut, hasil perolehan suara Pemilukada Putaran II dapat diperoleh dengan cepat. Berdasarkan hasil e-counting KPU Kabupaten Bengkulu Tengah pada hari Minggu (12/02), perolehan suara sementara pasangan calon nomor urut 1 yaitu Ferry Ramli, SH – M. Sabri, S.Sos unggul tipis dengan perolehan suara 29.668 atau sekitar 50,97 persen. Sedangkan pasangan calon nomor urut 7 yaitu Irihadi, M.Si – Drs. H.M. Wasik Salik berada di posisi kedua dengan perolehan suara 28.543 atau sekitar 49,03 persen. Total suara yang telah masuk mencapai 60.852 dari 268 TPS, atau sekitar 83,26 persen dari total DPT sebesar 73.086 pemilih, dengan komposisi surat suara yang sah sebesar 58.211 dan surat suara yang tidak sah sebesar 2.641. Dengan tingkat partisipasi yang lebih dari 80 persen tersebut menunjukkan tingginya apresiasi masyarakat pemilih di Kabupaten Bengkulu Tengah terhadap penyelenggaraan Pemilukada Putaran II tersebut. Kesuksesan penyelenggaraan Pemilukada Putaran II ini sangat disyukuri oleh Ketua KPU Bengkulu Tengah, Atisar Sulaiman, S.Ag, MM., dengan penyelenggaraan yang tertib, lancar, aman, dan damai. “Kami bersyukur atas apa yang bisa kami lakukan dalam penyelenggaraan Pemilukada Putaran II ini, karena secara teknis sudah kami persiapkan dan dilaksanakan sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” papar Atisar Sulaiman di ruang kerjanya di kantor KPU Bengkulu Tengah. Hal-hal yang dikhawatirkan oleh Atisar ternyata tidak terjadi dan dapat diatasi dengan baik oleh seluruh komponen penyelenggara pemilukada, mulai dari KPU Kabupaten Bengkulu Tengah, PPK, PPS, dan KPPS. Seperti kekhawatiran eksodus masyarakat pemilih di daerah perbatasan yang masih berupa hutan, kekhawatiran keterlambatan pemberian undangan kepada masyarakat pemilih, dan kekhawatiran keterlambatan distribusi logistik, namun semua kekhawatiran tersebut dapat dilalui dengan baik. “Terutama dalam hal logistik ini kami sangat terbuka, mulai dari pencetakan hingga sampai disini terus kami kawal, juga dari kepolisian, bahkan semua itu bisa diakses oleh wartawan, LSM, dan masyarakat umum, kami selalu berusaha untuk bisa jujur, independen, dan transparan,” ujar Atisar Sulaiman. Demi keamanan, KPU juga melibatkan pihak Kepolisian, dengan adanya formulis C1 untuk kepolisian dan penggunaan 2 gembok kotak suara, yang kuncinya dipegang KPU dan Kepolisian. (Arf) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|








Jakarta, kpu.go.id – Demi kecepatan dan keakuratan data perolehan suara Pemilukada Putaran II, KPU Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) menggunakan teknologi e-counting dalam penyelenggaraan Pemilukada Putaran II Sabtu, 11 Februari 2012. Teknologi e-counting ini merupakan cara cepat untuk menghitung secara otomatis perolehan suara, dengan mentransfer perolehan suara dengan cepat pada setiap TPS, dengan menggunakan teknologi komputer.



